• BREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
  • RANO KARNO DISEBUT TERIMA RP 2 MILIAR DARI WAWANBREAKING NEWS
  • PEMPROV DKI TARGETKAN SUNGAI BEBAS SAMPAH TAHUN 2015BREAKING NEWS
  • PANWASLU DESAK KPU SEGERA PUBLIKASIKAN PELANGGAR KAMPANYEBREAKING NEWS
  • KM 90 MACET TOTAL TANPA PENGAWASAN PIHAK YANG TERKAIT SEJAK KAMIS 27/08/14BREAKING NEWS
  • KM 90 TOL CIPULARANG KEMBALI AMBRUK SATU TRUK KONTAINER AMBLAS DI BAHU JALANBREAKING NEWS
  • BOEDIONO MASUK DAFTAR TERDAKWA SAKSI CENTURYBREAKING NEWS
  • BAYERN MUNCHEN JUARA BUNDESLIGABREAKING NEWS
  • WIRANTO KLAIM HANURA BERSIH DARI KORUPSIBREAKING NEWS
  • PRABOWO SUBIANTO OPTIMIS JADI PRESIDENBREAKING NEWS
  • 20 TENTARA YAMAN TEWAS DALAM SERANGAN AL-QAEDABREAKING NEWS
  • TURKI BLOKIR AKSES JEJARING SOSIAL TWITTERBREAKING NEWS
  • PKS: KUALITAS SBY LEBIH BAIK DARI JOKOWIBREAKING NEWS
  • PDIP JATIM RESTUI RISMA GANTIKAN JOKOWI DI JAKARTABREAKING NEWS
HOME  »  TIMUR-TENGAH  »  SIYASAH

Jumat, 23 Nopember 2012 07:13 WIB

El Baradei: Presiden Morsi Adalah Fir`aun Baru Bagi Mesir

  • Views: 1,309
  • Komentar:
El Baradei: Presiden Morsi Adalah Fir`aun Baru Bagi Mesir

WartaNews, Kairo - Presiden Mesir Mohamed Morsi memutuskan untuk secara signifikan memperkuat kekuasaannya, khususnya berkaitan dengan sistem peradilan.

Dia membuat keputusan ini dalam sebuah pengumuman dibenarkan oleh kebutuhan untuk "membela revolusi." Dan pihak oposisi telah menyebutnya "Firaun yang baru."

"Presiden bisa mengambil keputusan atau tindakan untuk melindungi revolusi", kata juru bicara kepresidenan, Yasir Ali, ketika membaca "deklarasi konstitusional" di televisi pemerintah.

"Deklarasi konstitusional, keputusan dan hukum yang dikeluarkan oleh Presiden adalah final dan tidak tunduk pada banding sampai konstitusi baru di tempatkan," katanya menambahkan.

Keputusan ini ditujukan untuk "membersihkan lembaga" dan "menghancurkan infrastruktur dari rezim sebelumnya," tambahnya, mengacu pada rezim Presiden Hosni Mubarak, yang digulingkan pada bulan Februari 2011.

Morsi bertanya dalam hal ini "penyelidikan baru dan penilaianPresiden Mesir Mohamed Morsi memutuskan Kamis untuk secara signifikan memperkuat kekuasaannya, khususnya berkaitan dengan sistem peradilan. Dia membuat keputusan ini dalam sebuah pengumuman dibenarkan oleh kebutuhan untuk "membela revolusi." Pihak oposisi telah memanggilnya "Firaun yang baru."

"Presiden bisa mengambil keputusan atau tindakan untuk melindungi revolusi", kata juru bicara kepresidenan, Yasir Ali, membaca "deklarasi konstitusional" di televisi pemerintah.

"Para deklarasi konstitusional, keputusan dan hukum yang dikeluarkan oleh Presiden adalah final dan tidak tunduk pada banding" sampai konstitusi baru di tempat, ia menambahkan.

Keputusan ini ditujukan untuk "membersihkan lembaga" dan "menghancurkan infrastruktur dari rezim sebelumnya," tambahnya, mengacu pada rezim Presiden Hosni Mubarak, yang digulingkan pada bulan Februari 2011.

Morsi bertanya dalam hal ini "penyelidikan dan penilaian baru" dalam kasus kematian demonstran selama pemberontakan tahun lalu, sebuah langkah yang merupakan ancaman bagi beberapa pejabat militer atau polisi senior dan mungkin Mubarak sendiri.

Pengumuman ini datang setelah gencatan senjata antara Israel dan kelompok bersenjata Palestina di Gaza, yang mana Morsi telah memainkan peranan penting dan banyak dipuji oleh masyarakat internasional.

Lawan untuk Morsi, Mohamed El Baradei, mantan kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan pemenang Hadiah Nobel Perdamaian telah menuduh Morsi menjadi "raja baru."

"Hari ini, Morsi telah merebut semua kekuasaan dan menyatakan dirinya sebagai Firaun baru Mesir. Sebuah pukulan besar bagi revolusi yang dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan," tulis ElBaradei di akun Twitter-nya.

Morsi juga memutuskan pada hari Kamis kemarinuntuk memberhentikan Jaksa Agung, Abdel Meguid Mahmoud, setelah ia gagal untuk memecatnya bulan lalu dan menunjuk hakim lain Talaat Ibrahim Abdallah, untuk menggantikannya dalam jangka waktu empat tahun ke depan.

Mahmoud diangkat di bawah Presiden Hosni Mubarak.

Pak Morsi juga memutuskan bahwa pengadilan tidak bisa membubarkan komite yang menyusun konstitusi masa depan, banyak kritik ditargetkan dari media liberal dan sekuler dan serta gereja Kristen Koptik, yang mengklaim itu didominasi oleh Islam.

Komposisi Komisi Konstitusi saat ini tunduk pada banding sebelum Mahkamah Agung Konstitusi. Morsi juga telah memutuskan untuk memperpanjang dua bulan mandat komisi ini.

"Ada konsekuensi positif dan negatif dalam pengumuman," kata Heba Morayef, perwakilan dari Human Rights Watch, Kairo.

"Penyelidikan baru ke dalam pembunuhan yang dilakukan selama pemberontakan anti-Mubarak adalah keputusan yang baik dan Jaksa Agung yang diwarisi oleh rezim sebelumnya harus pergi," katanya. (*/dok)

QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement