Advertisement

Hizbullah Nyatakan Perang Terhadap Pemberontak Suriah

  • Komentar:
  • View: 2045
Hizbullah Nyatakan Perang Terhadap Pemberontak Suriah
WartaNews, Beirut - Pemberontak Suriah yang didukung asing menuduh gerakan perlawanan Islam Hizbullah Lebanon menyatakan perang kepada militan di negara Arab.

"Apa yang terjadi di Qusayr dan di Homs adalah Hizbullah menyatakan perang," kata George Sabra dalam sebuah konferensi pers di Istanbul.

"Pejuang Hizbullah telah menyeberangi perbatasan ke kota-kota di Suriah" Tuduhan itu dibuat oleh Sabra setelah ia ditunjuk sebagai presiden interim yang disebut Koalisi Nasional Suriah (SNC).

Dia menjabat kepala pengurus baru oposisi Suriah setelah pengunduran diri Ahmed Moaz al-Khatib.

Sabra merujuk pada dugaan peran Hizbullah dalam pertempuran di provinsi Homs Suriah dekat perbatasan Lebanon.

Seorang pemimpin senior mengatakan gerakan perlawanan Hizbullah telah melindungi rakyat Lebanon di desa-desa perbatasan Suriah.

Dewan eksekutif gerakan, Sheikh Nabil Qauk mengatakan bahwa itu adalah tugas moral dan nasional Hizbullah untuk membantu warga Lebanon membela diri terhadap pemberontak di Suriah.

"Apa Hizbullah yang dilakukan sehubungan dengan masalah ini adalah tugas moral dan nasional dalam pertahanan Lebanon di desa-desa perbatasan," kata Qauk.

"Bagi mereka yang meminta kami untuk memungkinkan saudara-saudara kita di desa-desa perbatasan menjadi korban pembantaian, penculikan, pembunuhan dan pengusiran, saya merespon anda, Bisakah kita meninggalkan sandera Lebanon untuk situasi ini?" tambahnya.

"Martir Hizbullah adalah martir seluruh bangsa karena mereka membela rakyat Lebanon mereka," kata Qauk.

Krisis Suriah dimulai pada Maret 2011 dan banyak orang termasuk sejumlah besar tentara dan personel keamanan, tewas dalam kekerasan itu.

Pemerintah Suriah mengatakan bahwa kekacauan telah diatur dari luar negeri, dan ada laporan bahwa jumlah yang sangat besar dari para pemberontak adalah warga negara asing.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini disiarkan di televisi Turki, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan bahwa jika militan mengambil alih kekuasaan di Suriah mereka bisa menggoyahkan seluruh kawasan Timur Tengah selama beberapa dekade.

"Jika kerusuhan di Suriah mengarah ke partisi negara, atau jika pasukan teroris mengambil kendali situasi pasti akan meluas ke negara-negara tetangga dan menciptakan efek domino di seluruh Timur Tengah dan sekitarnya," kata Assad. (*/cok)
Advertisement
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS
PEMILIHAN PIMPINAN MPR, KOALISI INDONESIA HEBAT KEOK
BREAKING NEWS
WARTANEWS.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HUT TNI KE 69
BREAKING NEWS
GUGATAN UU MD3 PDIP DITOLAK MK
BREAKING NEWS
Hull City vs Manchester City 2-4
BREAKING NEWS