Advertisement

Hizbullah Nyatakan Perang Terhadap Pemberontak Suriah

  • Komentar:
  • View: 1993
Hizbullah Nyatakan Perang Terhadap Pemberontak Suriah
WartaNews, Beirut - Pemberontak Suriah yang didukung asing menuduh gerakan perlawanan Islam Hizbullah Lebanon menyatakan perang kepada militan di negara Arab.

"Apa yang terjadi di Qusayr dan di Homs adalah Hizbullah menyatakan perang," kata George Sabra dalam sebuah konferensi pers di Istanbul.

"Pejuang Hizbullah telah menyeberangi perbatasan ke kota-kota di Suriah" Tuduhan itu dibuat oleh Sabra setelah ia ditunjuk sebagai presiden interim yang disebut Koalisi Nasional Suriah (SNC).

Dia menjabat kepala pengurus baru oposisi Suriah setelah pengunduran diri Ahmed Moaz al-Khatib.

Sabra merujuk pada dugaan peran Hizbullah dalam pertempuran di provinsi Homs Suriah dekat perbatasan Lebanon.

Seorang pemimpin senior mengatakan gerakan perlawanan Hizbullah telah melindungi rakyat Lebanon di desa-desa perbatasan Suriah.

Dewan eksekutif gerakan, Sheikh Nabil Qauk mengatakan bahwa itu adalah tugas moral dan nasional Hizbullah untuk membantu warga Lebanon membela diri terhadap pemberontak di Suriah.

"Apa Hizbullah yang dilakukan sehubungan dengan masalah ini adalah tugas moral dan nasional dalam pertahanan Lebanon di desa-desa perbatasan," kata Qauk.

"Bagi mereka yang meminta kami untuk memungkinkan saudara-saudara kita di desa-desa perbatasan menjadi korban pembantaian, penculikan, pembunuhan dan pengusiran, saya merespon anda, Bisakah kita meninggalkan sandera Lebanon untuk situasi ini?" tambahnya.

"Martir Hizbullah adalah martir seluruh bangsa karena mereka membela rakyat Lebanon mereka," kata Qauk.

Krisis Suriah dimulai pada Maret 2011 dan banyak orang termasuk sejumlah besar tentara dan personel keamanan, tewas dalam kekerasan itu.

Pemerintah Suriah mengatakan bahwa kekacauan telah diatur dari luar negeri, dan ada laporan bahwa jumlah yang sangat besar dari para pemberontak adalah warga negara asing.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini disiarkan di televisi Turki, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan bahwa jika militan mengambil alih kekuasaan di Suriah mereka bisa menggoyahkan seluruh kawasan Timur Tengah selama beberapa dekade.

"Jika kerusuhan di Suriah mengarah ke partisi negara, atau jika pasukan teroris mengambil kendali situasi pasti akan meluas ke negara-negara tetangga dan menciptakan efek domino di seluruh Timur Tengah dan sekitarnya," kata Assad. (*/cok)
Advertisement
PENDUKUNG PRABOWO BAKU HANTAM DENGAN APARAT
BREAKING NEWS
BUPATI DIBENTAK KELUAR SAAT PERHITUNGAN SUARA PAPUA
BREAKING NEWS
NOMOR URUT 1 DIPAKSA MENGILANGKAN SUARA HINGGA 0 % DI PAPUA
BREAKING NEWS
PARA SAKSI KPU WILAYAH PAPUA DIANCAM SAAT PERHITUNGAN SUARA
BREAKING NEWS
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS