Advertisement

Video: Sadis! Pemberontak Suriah Gorok Leher & Menembak Warga Sipil

  • Komentar:
  • View: 6419
Video: Sadis! Pemberontak Suriah Gorok Leher & Menembak Warga Sipil
WartaNews, Damaskus - Baru-baru ini sebuah video yang dirilis secara online menunjukkan rekaman sekelompok militan pemberontak Suriah yang disponsori asing sedang melakukan eksekusi pembunuhan warga sipil.

Rekaman itu menunjukkan anggota teroris pemberontak Tentara Suriah Merdeka memenggal kepala seorang warga Suriah yang ditangkap.

Sementara yang lain melakukan beberapa penembakan tepat di kepala warga sipil yang sudah terikat tak berdaya.

Tangan korban terikat di belakangnya dan sementara wajahnya ditelungkupkan di atas tanah.
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak video telah muncul dari kelompok-kelompok militan pemberontak yang melakukan kejahatan kemanusiaan di Suriah.

Meskipun kecaman internasional telah meluas, teroris Angkatan Darat Suriah Merdeka terus membunuh tawanan dan menculik warga sipil.

November lalu, video menunjukkan militan mengalahkan sekitar 10 tentara Suriah sebelum memaksa mereka untuk berbaring di tanah dan mengeksekusi mereka dengan senapan otomatis di dekat kota barat laut Saraqeb. (*/hok)

Lihat Video:

Video Lain:

Advertisement
AHOK RESMI MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA
BREAKING NEWS
BBM RESMI NAIK, PREMIUM RP 8.500 - SOLAR RP 7.500
BREAKING NEWS
BENJAMIN NETANYAHU: IRAN ADALAH MUSUHNYA AMERIKA,IRAN JUGA BUKAN SOLUSI MELAINKAN MASALAH BUAT TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
3 WARTAWAN DIPUKUL OKNUM POLISI DI MAKASAR
BREAKING NEWS
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS