Advertisement

Kroasia Tarik Pasukan Dari Golan Setelah Kirim Senjata ke Pemberontak Suriah

  • Komentar:
  • View: 1117
Kroasia Tarik Pasukan Dari Golan Setelah Kirim Senjata ke Pemberontak Suriah
WartaNews, Golan - Kroasia mengatakan akan menarik tentaranya dari pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel menyusul laporan media bahwa Arab Saudi telah membeli senjata dari Zagreb dan dikirimkan mereka ke militan pemberontak di Suriah.

Perdana Menteri Kroasia Zoran Milanovic mengatakan dalam pertemuan kabinet di ibukota, Zagreb, bahwa setelah laporan dirilis, kehidupan tentara Kroasia di Dataran Tinggi Golan tidak dapat dijamin.

Presiden Kroasia Ivo Josipovic, yang adalah panglima tertinggi angkatan bersenjata Kroasia, juga mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis kemarin bahwa ia akan memerintahkan tentara yang akan ditarik.

"Kami harus menghormati kewajiban internasional Kroasia dan persyaratan keselamatan tentara dari negara-negara mitra kami," kata pernyataan itu.

Pada tanggal 26 Februari, The New York Times melaporkan bahwa Arab Saudi baru-baru ini membeli kargo besar infanteri dan senjata berat dari Kroasia dan melalui Jordan, kemudian menyalurkan mereka ke militan pemberontak yang melawan pemerintah Suriah.

Zagreb telah membantah laporan dari menjual senjata kepada Arab Saudi atau militan di Suriah.

"Kita bisa menyangkal lagi dan lagi, tapi semua orang sudah membaca laporan dan tentara kami tidak lagi aman," kata Milanovic, mengutip artikel The New York Times.

Para pejabat yang akrab dengan transfer senjata mengatakan kepada surat kabar Amerika bahwa, "Senjata-senjata adalah bagian dari surplus yang dideklarasikan di Kroasia yang tersisa dari perang Balkan tahun 1990-an."

Seorang pejabat di Washington juga menegaskan bahwa seorang pejabat senior di Kroasia mengunjungi Washington pada musim panas tahun lalu dan menyarankan kepada para pejabat Amerika bahwa Kroasia memiliki banyak senjata yang tersedia harus ada orang yang tertarik untuk memindahkannya ke kelompok pemberontak bersenjata Suriah.

"Kedua senapan kartrid buatan Ukraina yang telah dibeli oleh Saudi Arabia dan granat tangan buatan Swiss yang telah diberikan kepada Uni Emirat Arab yang ditemukan oleh wartawan yang berada dalam kepemilikan pemberontak," tambah The Times.

Surat kabar Kroasia, Jutarnji List melaporkan pada Sabtu bahwa telah terlihat jumlah yang sangat tinggi dari penampakan pesawat kargo Yordania di Bandara Pleso di Zagreb, ibukota Kroasia dalam beberapa bulan terakhir."

Kroasia, yang bergabung dengan NATO pada tahun 2008, memiliki sekitar 100 tentara dalam pasukan PBB yang ditempatkan di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. (*/pok)
Advertisement
AYATULLAH SISTANI: IRAN KUAT BUKAN KARENA NEGARA ASING
BREAKING NEWS
HOUTHI JALIN GENCATAN SENJATA DENGAN TENTARA YAMAN
BREAKING NEWS
SCOTLANDIA INGIN MEMISAHKAN DIRI DARI INGGERIS RAYA MELALUI REFRENDUM
BREAKING NEWS
RAJA ARAB SAUDI ABDULLAH MENGINGATKAN BARAT ATAS ANCAMAN TERORISME DARI TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
ANTI TEROR AUSTRALIA MENANGKAP 15 ANGGOTA YANG DIDUGA KELOMPOK ISIL
BREAKING NEWS
OBAMA TIDAK MENGIJINKAN TENTARA DARATNYA MENGHADAPI ISIS DI IRAK
BREAKING NEWS
DEMO BERSAR YAMAN VESRI KEDUA, SIAP LEBIH KACAU
BREAKING NEWS
DR GILBERT: ISRAEL SENGAJA BUNUH WARGA SIPIL
BREAKING NEWS
PRESIDEN YAMAN ANCAM HOUTHI
BREAKING NEWS
YORDANIA: PEMERINTAH TIDAK PERLU PERANGI ISIS
BREAKING NEWS