Advertisement

Bendungan Aswan, Primadona Wisata Mesir

  • Komentar:
  • View: 6246
Bendungan Aswan, Primadona Wisata Mesir
Aswan - Obyek wisata di Mesir tidak hanya meliputi peninggalan peradaban kuno, tetapi juga meliputi wisata buatan. Sebut saja Bendungan Aswan yang merupakan salah satu bendungan terbesar di dunia.

Bendungan Aswan terletak di dekat kota Aswan, Mesir. Dua dam membendung sungai pada titik ini. Keduanya adalah Bendungan Tinggi Aswan yang lebih baru dan Bendungan Aswan yang lama atau Bendungan Rendah Aswan. Bendungan Tinggi Aswan memerlukan waktu pembangunan selama 11 tahun.

Bendungan ini baru dapat diselesaikan pada 21 Juli 1970. Tanpa dibendung, Sungai Nil akan banjir setiap tahun semasa musim panas karena air dari Afrika Timur mengalir masuk ke sungai ini. Banjir sebenarnya membawa banyak zat nutrisi dan mineral yang membuat tanah di sekitar Sungai Nil menjadi subur dan ideal menjadi tanah pertanian.

Seiring dengan bertambahnya penduduk di sekitar sungai itu, muncul kebutuhan untuk mengontrol air yang membanjir demi melindungi tanah pertanian dan perkebunan. Pernah suatu kali, akibat banjir, seluruh hasil panen habis diseret banjir. Sebaliknya, ketika musim kering tiba dan tingkat air sungai rendah terjadi kekeringan dan kelaparan. Hingga akhirnya dibangun bendungan untuk beberapa tujuan, di antaranya menanggulangi banjirnya sungai, menciptakan tenaga listrik, dan menyediakan air irigasi untuk pertanian.

Pada 9 Januari 1960, dimulailah proyek pembangunan bendungan rakasasa di sungai Nil, Mesir. Bendungan yang dinamakan Bendungan Aswan ini merupakan salah satu program ekonomi terpenting Presiden Mesir saat itu, Gamal Abdul Naser.

Rencana pembangunan bendungan Aswan diumumkan tahun 1953 dan negara-negara Barat telah menyatakan kesiapan mereka untuk ikut serta dalam proyek ini. Namun, akibat nasionalisasi Terusan Suez oleh Gamal Abdul Naser pada tahun 1956 yang disusul dengan serangan dari Perancis, Inggris, dan Israel terhadap Mesir, pemerintah negara Barat membatalkan bantuan mereka untuk menekan Mesir.

Uni Soviet kemudian memanfaatkan kesempatan ini dengan memberikan bantuan dana dan teknologi kepada Mesir. Bendungan ini memiliki tinggi 114 meter, panjang 3600 meter, dan memproduksi listrik sebesar 2100 megawat. Selain itu, bendungan Aswan juga amat membantu dalam pengairan pertanaian Mesir. (lik)
Advertisement
AHOK RESMI MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA
BREAKING NEWS
BBM RESMI NAIK, PREMIUM RP 8.500 - SOLAR RP 7.500
BREAKING NEWS
BENJAMIN NETANYAHU: IRAN ADALAH MUSUHNYA AMERIKA,IRAN JUGA BUKAN SOLUSI MELAINKAN MASALAH BUAT TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
3 WARTAWAN DIPUKUL OKNUM POLISI DI MAKASAR
BREAKING NEWS
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS