Advertisement

Temuan Data Terbaru Serangan Israel Pada Reaktor Nuklir Suriah

  • Komentar:
  • View: 1156
Temuan Data Terbaru Serangan Israel Pada Reaktor Nuklir Suriah
WartaNews, Yerusalem - Majalah The New Yorker mengungkapkan rincian baru tentang serangan Israel klandestin pada reaktor nuklir Suriah pada tahun 2007.

"Tepat sebelum tengah malam pada 5 September 2007, empat F-15 dan empat F-16 pesawat lepas landas dari (Angkatan Udara Israel) basa IAF," kata artikel tersebut.

"Menggunakan alat-alat elektronik standar, Israel membutakan sistem pertahanan udara Suriah. Suatu saat antara pukul 00:40 dan 12:. 53 siang, pilot menunjukkan bahwa 17 ton bahan peledak telah dijatuhkan pada target mereka," katanya menambahkan.

Israel tidak pernah secara terbuka mengakui keterlibatannya dalam serangan yang secara luas dibahas dalam publikasi terbaru, termasuk memoar mantan presiden AS, George W. Bush.

Penulis artikel tersebut, David Makovsky, menelusuri temuan yang mengarah ke serangan itu dan apa yang mengikutinya.

Menurut artikel itu, pada Maret 2007, agen intelijen Israel, Mossad menggerebek apartemen Vienna di mana kepala energi atom Suriah, Ibrahim Othman, mengumpulkan intelijen rahasia mengenai rencana Damaskus untuk reaktor nuklir.

Serangan itu diikuti kecurigaan yang tumbuh di Amerika Serikat dan pertahanan Israel serta pejabat intelijen yang mengumpulkan informasi tentang kegiatan nuklir Suriah telah diperbaharui pada tahun 2006, yang berfokus pada struktur misterius di timur laut Suriah, kemudian diturunkan menjadi situs al-Kibar.

Selama serangan itu, para agen mengumpulkan sekitar tiga lusin foto dari dalam fasilitas tersebut, masih dalam pembangunan, yang menunjukkan bahwa itu adalah reaktor nuklir plutonium.

Menurut laporan itu, Israel memperbarui penemuan itu kepada Gedung Putih pada bulan April 2007. Namun, anggota pemerintahan Bush merasa bahwa tidak cukup bukti  untuk membenarkan serangan pendahuluan.

Perdana Menteri Ehud Olmert mengiyakan dengan rekomendasi militer, Mossad dan Kementerian Luar Negeri untuk tidak secara terbuka mengakui hal itu, agar tidak memprovokasi pembalasan Suriah atau kemarahan AS atas serangan Israel. (*/dok)
Advertisement
Advertisement
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS
POLDA HATI-HATI SELIDIKI KETERLIBATAN GURU JIS
BREAKING NEWS
CHELSEA RESMI BOYONG DIEGO COSTA
BREAKING NEWS
LOYALIS SADDAM BUNUH SEORANG HAKIM
BREAKING NEWS
IRAN KECAM HUKUM SAUDI
BREAKING NEWS