• BREAKING NEWS
  • RYAN GIGGS GANTIKAN POSISI DAVID MOYESBREAKING NEWS
  • POLISI SEGERA PANGGIL KEPALA SEKOLAH JISBREAKING NEWS
  • KONFLIK PPP TAK PENGARUHI PENCAPRESAN PRABOWOBREAKING NEWS
  • PKL SERBU KANTOR RIDWAN KAMILBREAKING NEWS
  • KPK DIDESAK UNTUK USUT BCABREAKING NEWS
  • GAGAL NYAPRES, RHOMA IRAMA JADI RAJA DANGDUT LAGIBREAKING NEWS
  • HADI POERNOMO DICEGAH KE LUAR NEGERIBREAKING NEWS
  • MANCHESTER UNITED RESMI PECAT DAVID MOYESBREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
  • RANO KARNO DISEBUT TERIMA RP 2 MILIAR DARI WAWANBREAKING NEWS
  • PEMPROV DKI TARGETKAN SUNGAI BEBAS SAMPAH TAHUN 2015BREAKING NEWS
  • PANWASLU DESAK KPU SEGERA PUBLIKASIKAN PELANGGAR KAMPANYEBREAKING NEWS
  • KM 90 MACET TOTAL TANPA PENGAWASAN PIHAK YANG TERKAIT SEJAK KAMIS 27/08/14BREAKING NEWS
  • KM 90 TOL CIPULARANG KEMBALI AMBRUK SATU TRUK KONTAINER AMBLAS DI BAHU JALANBREAKING NEWS
HOME  »  TIMUR-TENGAH  »  SIYASAH

Senin, 16 September 2013 16:01 WIB

Serangkaian Serangan Bom Mobil Kembali Hantam Irak

  • Views: 245
  • Komentar:
Serangkaian Serangan Bom Mobil Kembali Hantam Irak

WartaNews, Baghdad - Serangkaian serangan bom mobil dan serangan lain di Irak, kebanyakan menargetkan mayoritas Syiah di kota, dan telah menewaskan sedikitnya 59 orang dan puluhan lainnya terluka, menurut sumber keamanan dan rumah sakit.

Semua insiden mematikan terjadi di selatan dan tengah Irak pada Minggu (15/9) kemarin, sehari setelah sedikitnya 27 orang tewas dalam pemboman dan penembakan di seluruh wilayah.

Di kota Hillah, 95 kilometer selatan Baghdad, 21 orang tewas dan 29 terluka dalam dua serangan bom mobil secara terpisah. Bom serangan menargetkan pasar luar di kota.

Di dekat kota Iskandariyah, bom mobil lainnya terjadi di tempat parkir, menewaskan empat warga sipil dan melukai sembilan orang lainnya.

Di kota suci Karbala, 80 kilometer selatan Baghdad, serangan bom mobil lain menewaskan lima orang dan melukai 25 di kawasan industri kota.

Pemboman itu menyebabkan mobil terbakar di depan deretan lokakarya yang hancur.

Dalam kota Kut, 160 kilometer tenggara Baghdad, serangan bom mobil menewaskan dua dan melukai 14 lainnya. Pemboman itu menargetkan situs konstruksi dan warung makanan.

Di kota-kota Suwayrah dan Hafriyah terletak di luar Kut, empat bom mobil terpisah menewaskan tujuh orang dan melukai 31 lainnya.

Di kawasan utara Azamiyah Baghdad, serangan bom mobil menewaskan tiga orang dan melukai delapan orang. Pemboman itu tampaknya menargetkan konvoi kepala dewan provinsi Baghdad, yang selamat tanpa cedera.

Dua serangan bom mobil menghantam kota-kota selatan Basra dan Nasiriyah, menewaskan delapan warga sipil dan melukai 26 orang.

Di pinggiran barat Baghdad, Abu Ghraib, sebuah bom menghantam satu patroli polisi, menyebabkan dua warga sipil tewas dan sembilan orang lainnya terluka.

Ke timur laut Baghdad, sejumlah pria bersenjata membunuh tiga petani di desa Abu Sayda.

Dan polisi menemukan mayat empat pria yang diculik dari rumah mereka di Baghdad selatan Youssifiyah pinggiran awal pada hari Minggu. Mereka dibunuh dengan tembakan ke kepala.

Insiden tersebut adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan di seluruh Irak yang telah menewaskan lebih dari 4.000 orang tewas sejak awal April 2013.

Menurut PBB, 1.057 warga Irak, termasuk 928 warga sipil tewas dan 2.326 lainnya luka-luka dalam serangan teroris di seluruh wilayah pada bulan Juli - bulan paling mematikan sejak 2008.

Dan 804 orang Irak tewas pada bulan Agustus dalam serangan mematikan, sepertiga dari yang terjadi di Baghdad.

Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Minggu, tetapi pejabat keamanan Irak mengatakan para tersangka utama adalah militan yang terkait dengan al-Qaeda karena mereka melakukan gelombang sistematis terorganisir pemboman untuk melemahkan pemerintah.

Sebelumnya pada hari itu, mantan penasehat keamanan nasional Irak mengatakan Arab Saudi adalah salah satu pendukung utama terorisme di negara ini.

Mowaffak al-Rubaie mengatakan bahwa semua pemimpin kelompok teroris yang beroperasi di Irak telah datang ke negara dari negara-negara asing seperti Arab Saudi dan Yaman. (*/bok)

QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement