• BREAKING NEWS
  • AHOK AKAN PECAT CAMAT & LURAH YANG TIDAK BECUS KERJABREAKING NEWS
  • MENKEU DESAK BUMN TAGIH DIVIDEN FREEPORTBREAKING NEWS
  • KPK HADIRKAN ROBERT TANTULAR DI SIDANG CENTURYBREAKING NEWS
  • SURYADHARMA ALI HADIRI MUKERNAS III PPPBREAKING NEWS
  • ISTANA TOLAK AKUSISI BTNBREAKING NEWS
  • RYAN GIGGS GANTIKAN POSISI DAVID MOYESBREAKING NEWS
  • POLISI SEGERA PANGGIL KEPALA SEKOLAH JISBREAKING NEWS
  • KONFLIK PPP TAK PENGARUHI PENCAPRESAN PRABOWOBREAKING NEWS
  • PKL SERBU KANTOR RIDWAN KAMILBREAKING NEWS
  • KPK DIDESAK UNTUK USUT BCABREAKING NEWS
  • GAGAL NYAPRES, RHOMA IRAMA JADI RAJA DANGDUT LAGIBREAKING NEWS
  • HADI POERNOMO DICEGAH KE LUAR NEGERIBREAKING NEWS
  • MANCHESTER UNITED RESMI PECAT DAVID MOYESBREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
HOME  »  TIMUR-TENGAH  »  SIYASAH

Kamis, 30 Mei 2013 15:29 WIB

Assad: Suriah Memiliki Sistem Rudal S-300 Untuk Hadapi Serangan Israel

  • Views: 913
  • Komentar:
Assad: Suriah Memiliki  Sistem Rudal S-300 Untuk Hadapi Serangan Israel

WartaNews, Damaskus - Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan Damaskus sudah memiliki sejumlah sistem pertahanan rudal S-300 dari Rusia.

Dalam sebuah wawancara dengan TV Lebanon Al-Manar, Presiden Assad juga mengatakan bahwa pengiriman kedua dari sistem rudal Rusia akan dikirim ke Suriah segera.

Dia menambahkan bahwa negaranya akan menanggapi setiap agresi Israel terhadap negaranya.

Wawancara lengkap diharapkan akan ditayangkan pada hari Kamis (30/5).

Sebelumnya pada 28 Mei Moskow telah mengatakan akan terus melakukan pengiriman sistem S-300 ke Damaskus, hal ini yang membuat rezim Israel mengisyaratkan akan mengambil tindakan dalam mencegah pengiriman sistem rudal itu ke Damaskus.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem kemudian menegaskan kembali bahwa Damaskus akan memberikan respon "langsung" untuk setiap tindakan agresi oleh Israel.

"Suriah tidak akan membiarkan setiap agresi Israel begitu saja tanpa pembalasan. Pembalasan akan menjadi ukuran yang sama seperti agresinya, dan jenis senjata yang sama akan digunakan," kata menteri luar negeri Suriah.

Dalam perkembangan terpisah, Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan pada 29 Mei bahwa Moskow mungkin mempertimbangkan kembali komitmennya untuk pembatasan pada pengiriman senjata ke pemerintah Suriah, menyusul keputusan terbaru oleh Uni Eropa untuk mengakhiri embargo senjata terhadap para militan di Suriah.

Rusia mengatakan bahwa pengiriman sistem pertahanan rudal S-300 ditujukan untuk menghalangi intervensi asing di Suriah.

Suriah telah dilanda kekacauan sejak Maret 2011 dan terorisme yang disponsori asing telah mengambil korban pada kehidupan banyak orang, termasuk sejumlah besar tentara Suriah dan aparat keamanan. (*/hok)

QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement