• BREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
  • RANO KARNO DISEBUT TERIMA RP 2 MILIAR DARI WAWANBREAKING NEWS
  • PEMPROV DKI TARGETKAN SUNGAI BEBAS SAMPAH TAHUN 2015BREAKING NEWS
  • PANWASLU DESAK KPU SEGERA PUBLIKASIKAN PELANGGAR KAMPANYEBREAKING NEWS
  • KM 90 MACET TOTAL TANPA PENGAWASAN PIHAK YANG TERKAIT SEJAK KAMIS 27/08/14BREAKING NEWS
  • KM 90 TOL CIPULARANG KEMBALI AMBRUK SATU TRUK KONTAINER AMBLAS DI BAHU JALANBREAKING NEWS
  • BOEDIONO MASUK DAFTAR TERDAKWA SAKSI CENTURYBREAKING NEWS
  • BAYERN MUNCHEN JUARA BUNDESLIGABREAKING NEWS
  • WIRANTO KLAIM HANURA BERSIH DARI KORUPSIBREAKING NEWS
  • PRABOWO SUBIANTO OPTIMIS JADI PRESIDENBREAKING NEWS
  • 20 TENTARA YAMAN TEWAS DALAM SERANGAN AL-QAEDABREAKING NEWS
  • TURKI BLOKIR AKSES JEJARING SOSIAL TWITTERBREAKING NEWS
  • PKS: KUALITAS SBY LEBIH BAIK DARI JOKOWIBREAKING NEWS
  • PDIP JATIM RESTUI RISMA GANTIKAN JOKOWI DI JAKARTABREAKING NEWS
HOME  »  NASIONAL  »  NUSANTARA

Selasa, 26 Oktober 2010 19:10 WIB

Merapi Meletus, Warga Berhamburan Turun

  • Views: 4,120
  • Komentar:
Merapi Meletus, Warga Berhamburan Turun

Sleman - Awan panas dari Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (26/10), keluar sekitar pukul 17.02 WIB. Sejumlah warga di lereng gunung panik dan dievakuasi ke posko terdekat.

Awan panas tercatat keluar sebanyak empat kali. Sejumlah warga yang yang panik berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka. Salah satu warga dari wilayah Kaliurang terlihat telah terkena abu vulkanik.

Sementara di posko Babadan di wilayah Magelang, Jawa Tengah, sudah tercium bau belerang. Diprediksikan akan terjadi hujan abu. Wilayah tersebut dengan segera disterilkan.

Terkait dengan hal tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi meminta proses pengungsian warga di radius 10 kilometer dari puncak Merapi untuk dipercepat. Sebab Gunung Merapi sudah erupsi yang ditandai dengan keluarnya awan panas alias Wedhus Gembel.

“Karena Merapi sudah pada fase erupsi dengan munculnya awan panas atau wedhus gembel maka masyarakat atau penduduk yang berada pada kawasan rawan bencana III Merapi harus segera dievakuasi,” kata Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Selain mempercepat proses pengungsian dipercepat, pihaknya juga meminta masyarakat di sisi utara puncak Merapi yaitu masyarakat Kabupaten Boyolali, juga diungsikan. Karena dalam rekomendasi kemarin, hanya masyarakat tiga kabupaten yang diungsikan yaitu Sleman (DIY), Klaten dan Magelang (Jateng).

“Ketika merapi sudah erupsi maka seluruh penduduk yang berada pada kawasan rawan bencana merapi harus dievakuasi,” tegasnya lagi.
 
Subandrio Kepala Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio menyatakan arah awan panas atau wedus gembel hingga saat ini belum dapat diketahui karena cuaca berkabut.

“Jika kemarin evakuasi diutamakan adalah kalangan lansia, ibu hamil dan balita, maka saat Merapi erupsi semua penduduk harus dievakuasi secepatnya,” kata dia. (*/suk) 

QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement