Kamis, 21 Juli 2011 11:46 WIB
Nyanyian Nazaruddin Semakin Ngeri
WartaNews-Jakarta - Anas Urbaningrum telah membagi-bagikan uang pada kongres di Bandung, tanggal 21-23 Mei 2010 lalu, untuk melapangkan
jalannya menjadi orang nomor satu di Partai Demokrat.
Hal tersebut disampaikan oleh Nazaruddin, yang kembali mengeluarkan nyanyiannya dalam percakapan telepon dengan media TV swasta, tadi malam, Rabu (20/7).
"Uang dibawa dengan mobil boks berkarung-karung. Bisa dicek di CCTV Hotel Aston," ucap Nazaruddin.
Seorang pengurus DPD Partai Demokrat juga membenarkan jika para pengurus DPD dan DPC menerima uang dari Anas sebesar 50 juta rupiah hingga 100 juta rupiah per pimpinan DPC yang dibagikan oleh tim suksesnya.
"Mereka tak menyuruh untuk memilih Anas Urbaningrum, tapi hanya bilang ini titipan dari Mas Anas. Bagi-bagi uang itu saat putaran terakhir Marzuki Alie lawan Anas Urbanigrum," ujar sumber tersebut.
Sumber tersebut menjelaskan bahwa pembagian uang dilakukan secara terbuka di arena kongres. Uang juga dibagikan di markas kubu Anas di Hotel Aston, Pasteur Bandung, dan Hotel Sultan Jakarta.
"Semua bukti money politic sudah di tangan kubu Marzuki Alie,"pungkas sumber.
Bahkan, mantan Ketua DPC Tapanuli Utara Tongam Tobing, terang-terangan mengakui adanya praktik money politic saat kongres tersebut.
"Tiap orang diberi US$10.000. Mereka sampai mengkipas-kipaskan uang dolar ke muka saya," ujar Tongam, seperti dikutip dari media TV.
Sementara itu, terdakwa kasus Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Mindo Rosalina Manullang seusai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kemarin, Rabu (20/7) juga menyebutkan bahwa Anas telah terima uang.
"Memang ada," kata Rosa.
Namun, Rosa tidak berkomentar banyak, saat ditanya berapa dana yang diterima Anas. (*/abi)