Advertisement

Lutfi Aktif Lobi Menteri Suswono

  • Komentar:
  • View: 434
Lutfi Aktif Lobi Menteri Suswono
WartaNews-Jakarta - Bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaaq dianggap aktif melakukan lobi ke Menteri Pertanian, Suswono. Hal itu tercantum dalam surat dakwaan Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy yang dibacakan di dalam pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipiko) hari ini, Rabu (24/4), Luthfi meminta Suswono untuk menambah kuota impor daging sapi yang diurus kementeriannya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan, lobi itu berawal saat Direktur Utama PT Indoguna Utama, Maria Elisabeth Liman yang meminta Luthfi untuk mempertemukannya dengan Suswono. Hal itu dikarenakan permintaan perusahaannya untuk menambah kuota impor daging berulang kali ditolak oleh Kementerian Pertanian. Luthfi lalu merencanakan pertemuan tersebut untuk dilangsungkan di Medan bersamaan dengan acara safari dakwah PKS pada Januari 2013.

Untuk bertemu dengan Suswono, Luthfi mengajak Soewarso yang merupakan orang dekat Suswono ke Medan. Di Bandara Soekarno-Hatta, Luthfi meminta kepadanya untuk mengatur pertemuan. "Nanti ada orang mau ketemu dengan Pak Menteri di Medan, tolong dibantu," kata jaksa Surya Nelli, menirukan ucapan Luthfi, saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor.

Soewarso lalu merencanakan pertemuan itu di Hotel Santika Medan pada 11 Januari 2013. Namun, Lutfhi meminta agar perjumpaan itu diadakan di kamar nomor 9006 Hote Aryaduta Medan, tempatnya menginap.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah, dan Soewarso itu, Luthfi memperkenalkan Maria kepada Suswono. Namun, di sana presentasi Maria tentang kebutuhan penambahan kuota impor sapi ditolak Suswono. Dia malah meminta Maria memberi daftar perusahaan yang melakukan praktek jual-beli surat persetujuan impor daging sapi.

"Suswono menanggapinya dengan mengatakan bahwa data yang disampaikan oleh Maria Elisabeth Liman tentang kebutuhan riil daging sapi tidak valid dan harus dikaji terlebih dahulu," kata jaksa Nelli.

Tak menyerah, Luthfi menghubungi Sekretaris Menteri Pertanian Baran, Wirawan, untuk menemuinya di kantor Dewan Pimpinan Pusat PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada akhir Januari 2013. Dalam pertemuan itu, Luthfi meminta Baran menyampaikan agar Suswono peka terhadap mahalnya harga daging sapi dan beredarnya daging sapi celeng.

Juard Effendi dan Arya Abdi Effendy didakwa menyuap Luthfi Hasan Ishaaq. Dia disuap lantaran sebagai anggota Komisi Pertahanan dan Presiden PKS punya kuasa untuk mempengaruhi Menteri Pertanian Suswono yang juga merupakan kader PKS. Juard dan Arya didakwa dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Atau Pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Atau ketiga Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. (ipk)
Advertisement
PERANG BARU PERBATASAN SURIAH - TURKI
BREAKING NEWS
BOM MOBIL TEWASKAN BELASAN WARGA IRAK
BREAKING NEWS
Manchester City vs Chelsea 1 - 1
BREAKING NEWS
AYATULLAH SISTANI: IRAN KUAT BUKAN KARENA NEGARA ASING
BREAKING NEWS
HOUTHI JALIN GENCATAN SENJATA DENGAN TENTARA YAMAN
BREAKING NEWS
SCOTLANDIA INGIN MEMISAHKAN DIRI DARI INGGERIS RAYA MELALUI REFRENDUM
BREAKING NEWS
RAJA ARAB SAUDI ABDULLAH MENGINGATKAN BARAT ATAS ANCAMAN TERORISME DARI TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
ANTI TEROR AUSTRALIA MENANGKAP 15 ANGGOTA YANG DIDUGA KELOMPOK ISIL
BREAKING NEWS
OBAMA TIDAK MENGIJINKAN TENTARA DARATNYA MENGHADAPI ISIS DI IRAK
BREAKING NEWS
DEMO BERSAR YAMAN VESRI KEDUA, SIAP LEBIH KACAU
BREAKING NEWS