• BREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
  • RANO KARNO DISEBUT TERIMA RP 2 MILIAR DARI WAWANBREAKING NEWS
  • PEMPROV DKI TARGETKAN SUNGAI BEBAS SAMPAH TAHUN 2015BREAKING NEWS
  • PANWASLU DESAK KPU SEGERA PUBLIKASIKAN PELANGGAR KAMPANYEBREAKING NEWS
  • KM 90 MACET TOTAL TANPA PENGAWASAN PIHAK YANG TERKAIT SEJAK KAMIS 27/08/14BREAKING NEWS
  • KM 90 TOL CIPULARANG KEMBALI AMBRUK SATU TRUK KONTAINER AMBLAS DI BAHU JALANBREAKING NEWS
  • BOEDIONO MASUK DAFTAR TERDAKWA SAKSI CENTURYBREAKING NEWS
  • BAYERN MUNCHEN JUARA BUNDESLIGABREAKING NEWS
  • WIRANTO KLAIM HANURA BERSIH DARI KORUPSIBREAKING NEWS
  • PRABOWO SUBIANTO OPTIMIS JADI PRESIDENBREAKING NEWS
  • 20 TENTARA YAMAN TEWAS DALAM SERANGAN AL-QAEDABREAKING NEWS
  • TURKI BLOKIR AKSES JEJARING SOSIAL TWITTERBREAKING NEWS
  • PKS: KUALITAS SBY LEBIH BAIK DARI JOKOWIBREAKING NEWS
  • PDIP JATIM RESTUI RISMA GANTIKAN JOKOWI DI JAKARTABREAKING NEWS
HOME  »  NASIONAL  »  NUSANTARA

Jumat, 16 Nopember 2012 14:52 WIB

Tragedi Lapindo Merambat ke Gresik

  • Views: 1,422
  • Komentar:
Tragedi Lapindo Merambat ke Gresik

WartaNews-Gersik, Semburun lumpur mirip tragedi Lapindo di Porong, Sidoarjo muncul di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Melubernya lumpur yang terjadi sejak pada Selasa (13/11) malam ini pun kini menjadi tontonan warga. Semburan tersebut bahkan mencapai 10 meter ke udara.

Kepala Subbag Humas Polres Gresik, Iptu Saudji, mengatakan, pengamanan lokasi semburan dilakukan dengan melarang warga mendekat radius 50 meter dari lokasi semburan.

Selain itu, petugas juga memasang garis polisi dan dinding yang terbuat dari gedek (anyaman bambu) agar warga yang ingin melihat lokasi semburan tidak mendekat.

"Kami sengaja menempatkan beberapa petugas di beberapa jalan setapak yang menuju titik semburan. Tujuannya agar masyarakat yang ingin melihat semburan lumpur itu, tidak terlalu mendekat. Sebab, semburan gas tersebut mengandung gas metana", kata AKP Imam Syafi'I yang merupakan Kapolsek Benjeng.

Selain itu, Pemkab Gresik juga telah menurunkan petugas dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk meneliti kandungan bahan yang keluar dari lokasi semburan.

"Iya, hari ini tim BLH sudah turun ke lokasi semburan, namun hasilnya masih kita tunggu, sebab bupati juga belum menerima laporan hasil penelitiannya", ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya. (*/xco)


QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement