Advertisement

Dahlan Mangkir dari Panggilan Komisi IX DPR

  • Komentar:
  • View: 614
Dahlan Mangkir dari Panggilan Komisi IX DPR
WartaNews-Jakarta - Untuk kesekian kalinya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan mangkir dari panggilan Komisi IX DPR RI. Sejumlah anggota dewan yang hadir merasa berang. Pasalnya, acapkali DPR memanggil bekas Direktur Utama PLN tak pernah hadir. Sedianya, rapat gabungan kali ini, antara Komisi IX dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Kemenakertrans) dan Kementrian BUMN dapat digelar untuk membahas persoalan ketenagakerjaan yang terjadi di sejumlah perusahaan BUMN. Walhasil, rapat pun ditunda.

Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning mengatakan kecewa terhadap sikap Dahlan. Menurutnya, alasan ketidakhadiran lantaran Dahlan memiliki agenda. Padahal, surat pemanggilan sudah dilayangkan beberapa hari lalu. Namun, saatnya tiba, tak seorangpun dari Kementrian BUMN menujukan batang hidungnya.

"Jawabannya klasik, sama seperti yang lalu menteri BUMN ada agenda. Ini tidak datang begitu saja tanpa mengirimkan siapapun," kata Ribka, Rabu (27/2).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menambahkan, pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan terhadap Dahlan. Menurutnya, Komisi IX akan memanggil Dahlan pada Selasa (5/3) mendatang. Ribka berpendapat, Dahlan tak memiliki niatan baik dan tak memiliki political will. "Kalau niat datang, dia mesti mengagendakan. Kita Komisi IX dalam mengagendakan tidak gampang, pleno dulu. Jadi ini tidak adaitikad baik, tidak ada niatan politik atau political will-nya," katanya.

Sementara itu, Menakertrans Muhaimin Iskandar menghormati ketidakhadiran Dahlan Iskan. Namun, ia berharap BUMN dapat menjadi model hubungan industrial yang baik. Namun di sisi lain harus memenuhi kesetaraan keadilan hukum. Ia mengatakan, presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar BUMN memberikan manfaat terutama bagi pekerja. "Presiden pernah mengatakan secara ekstrim BUMN untuk kepentingan masyarakat, untungnya berkurang tidak apa-apa. Yang pernting tidak ada masalah," pungkasnya. (ipk)

Advertisement
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS
PEMILIHAN PIMPINAN MPR, KOALISI INDONESIA HEBAT KEOK
BREAKING NEWS
WARTANEWS.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HUT TNI KE 69
BREAKING NEWS
GUGATAN UU MD3 PDIP DITOLAK MK
BREAKING NEWS
Hull City vs Manchester City 2-4
BREAKING NEWS