Advertisement

Verifikator Independen Jamkesmas Menuntut Untuk Diangkat Sebagai Karyawan BPJS

  • Komentar:
  • View: 759
Verifikator Independen Jamkesmas Menuntut Untuk Diangkat Sebagai Karyawan BPJS
WartaNews-Jakarta - Lebih dari 1500 verifikator independen Jaminan Kesehatan Masyarakat mengadukan nasibnya ke DPR karena dikontrak selama enam tahun secara terus-menerus oleh Kementerian Kesehatan.

Mereka yang tergabung dalam Ikatan Verifikator Independen Jaminan Kesehatan Masyarakat (IVI-JKM) mengadukan nasibnya yang tak kunjung diangkat sebagai pegawai tetap oleh negara ke Komisi IX DPR. Mereka ditemui oleh anggota Komisi IX, Poempida Hidayatulloh, di Gedung DPR, Rabu (20/2).

Ketua IVI-JKM, Asep Komarudin menjelaskan bahwa, para verifikator independen bertugas untuk memeriksa klaim Jamkesmas dari rumah sakit. Para verifikator di seluruh Indonesia sudah dipekerjakan sejak 2008 lalu. Oleh Kementerian Kesehatan, kata Asep, mereka diberi kontrak yang berakhir tiap tahun.

"Begitu setiap tahun. Diberi kontrak, habis pada akhir tahun, dan dikontrak lagi. Kita sudah masuk tahun keenam," jelas Asep.

Padahal, lanjutnya, berdasarkan UU Ketenagakerjaan, pekerja hanya boleh diberi dua kali kontrak dan setelah itu wajib diangkat sebagai pegawai tetap lengkap dengan haknya. "Bila tidak diangkat, kami tak tenang bekerja terkait masa depan kami. Tanpa status pegawai tetap, hak kami untuk masa depan juga tak dijamin negara," tegasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan, hampir seluruh verifikator sudah mengirimkan surat pengaduan mengenai hal itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun belum direspons. Dalam waktu dekat, pihaknya sedang menyusun rencana aksi di Jakarta memprotes keadaan itu.

"Kami merasa prihatin. Negara ingin menyehatkan masyarakat, akan tetapi para petugas di lapangan seperti kami justru tak diperhatikan," tukas Asep.

Sementara itu, menurut personil Komisi IX DPR, Poempida Hidayatulloh menyatakan, Kementerian Kesehatan bisa dianggap melakukan penzoliman secara sistematis terhadap warga negara sendiri. Padahal para verifikator itu adalah ujung tombak suksesnya program Jamkesmas.

"Dan ingat, Kementerian Kesehatan bisa dianggap dan dilaporkan atas pelanggaran UU Ketenagakerjaan. Masalah ini harus segera diselesaikan dengan solusi memenuhi permintaan teman-teman verifikator," tandas Politikus Partai Golkar itu. (ipk)
Advertisement
Advertisement
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS
POLDA HATI-HATI SELIDIKI KETERLIBATAN GURU JIS
BREAKING NEWS
CHELSEA RESMI BOYONG DIEGO COSTA
BREAKING NEWS
LOYALIS SADDAM BUNUH SEORANG HAKIM
BREAKING NEWS
IRAN KECAM HUKUM SAUDI
BREAKING NEWS