Advertisement

Verifikator Independen Jamkesmas Menuntut Untuk Diangkat Sebagai Karyawan BPJS

  • Komentar:
  • View: 865
Verifikator Independen Jamkesmas Menuntut Untuk Diangkat Sebagai Karyawan BPJS
WartaNews-Jakarta - Lebih dari 1500 verifikator independen Jaminan Kesehatan Masyarakat mengadukan nasibnya ke DPR karena dikontrak selama enam tahun secara terus-menerus oleh Kementerian Kesehatan.

Mereka yang tergabung dalam Ikatan Verifikator Independen Jaminan Kesehatan Masyarakat (IVI-JKM) mengadukan nasibnya yang tak kunjung diangkat sebagai pegawai tetap oleh negara ke Komisi IX DPR. Mereka ditemui oleh anggota Komisi IX, Poempida Hidayatulloh, di Gedung DPR, Rabu (20/2).

Ketua IVI-JKM, Asep Komarudin menjelaskan bahwa, para verifikator independen bertugas untuk memeriksa klaim Jamkesmas dari rumah sakit. Para verifikator di seluruh Indonesia sudah dipekerjakan sejak 2008 lalu. Oleh Kementerian Kesehatan, kata Asep, mereka diberi kontrak yang berakhir tiap tahun.

"Begitu setiap tahun. Diberi kontrak, habis pada akhir tahun, dan dikontrak lagi. Kita sudah masuk tahun keenam," jelas Asep.

Padahal, lanjutnya, berdasarkan UU Ketenagakerjaan, pekerja hanya boleh diberi dua kali kontrak dan setelah itu wajib diangkat sebagai pegawai tetap lengkap dengan haknya. "Bila tidak diangkat, kami tak tenang bekerja terkait masa depan kami. Tanpa status pegawai tetap, hak kami untuk masa depan juga tak dijamin negara," tegasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan, hampir seluruh verifikator sudah mengirimkan surat pengaduan mengenai hal itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, namun belum direspons. Dalam waktu dekat, pihaknya sedang menyusun rencana aksi di Jakarta memprotes keadaan itu.

"Kami merasa prihatin. Negara ingin menyehatkan masyarakat, akan tetapi para petugas di lapangan seperti kami justru tak diperhatikan," tukas Asep.

Sementara itu, menurut personil Komisi IX DPR, Poempida Hidayatulloh menyatakan, Kementerian Kesehatan bisa dianggap melakukan penzoliman secara sistematis terhadap warga negara sendiri. Padahal para verifikator itu adalah ujung tombak suksesnya program Jamkesmas.

"Dan ingat, Kementerian Kesehatan bisa dianggap dan dilaporkan atas pelanggaran UU Ketenagakerjaan. Masalah ini harus segera diselesaikan dengan solusi memenuhi permintaan teman-teman verifikator," tandas Politikus Partai Golkar itu. (ipk)
Advertisement
AHOK RESMI MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA
BREAKING NEWS
BBM RESMI NAIK, PREMIUM RP 8.500 - SOLAR RP 7.500
BREAKING NEWS
BENJAMIN NETANYAHU: IRAN ADALAH MUSUHNYA AMERIKA,IRAN JUGA BUKAN SOLUSI MELAINKAN MASALAH BUAT TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
3 WARTAWAN DIPUKUL OKNUM POLISI DI MAKASAR
BREAKING NEWS
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS