Advertisement

Kapal Patroli Buatan PT DRU Terbalik, DPR Minta Pemerintah Black List Perusahaan yang Bermasalah

  • Komentar:
  • View: 1476
Kapal Patroli Buatan PT DRU Terbalik, DPR Minta Pemerintah Black List Perusahaan yang Bermasalah
WartaNews-Jakarta - Kapal Patroli Kesatuan Penjaga Iaut dan Pantai (KPLP) yang baru saja di Luncurkan pada Senin (18/2) mengalami kecelakaan. Kapal pesanan Kementerian Perhubungan itu terbalik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
 
Kapal milik negara itu, dibangun oleh galangan kapaI PT Daya Radar Utama (DRU) dan terbalik setelah dilakukan peluncuran di Galangan milik perusahaan tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota Komisi V DPR RI, Arwani Thomafi mengatakan, pihak Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok harus melakukan investigasi terkait penyebab terbaliknya KPLP tersebut. "Menjadi tanggung jawab syahbandar untuk melakukan investigasi penyebabnya. Apakah faktor keterpenuhan spesifikasinya atau faktor lain," kata Arwani saat dihubungi wartawan, Rabu (20/2).

Kendati demikian, kata politikus PPP itu, kapal yang dibiayai oleh negara dan baru diluncurkan tersebut masih menjadi tanggung jawab PT DRU yang harus menyelesaikan kontraknya agar kapal selesai sesuai dengan speknya dan laik untuk digunakan.

Arwani berharap, untuk kedepannya, pihak Kementerian Perhubungan harus kembali mempertimbangkan perusahaan yang bermasalah dalam penyediaan barang dan jasa. Bahkan ia menghimbau agar pemerintah mem-black list perusahaan yang bermasalah.

"Kedepan, perlu dipertimbangkan bagi perusahaan yang bermasalah dalam penyediaan barang danjasa pemerintah, agar di black list," tandasnya.

Senada dengan Arwani, KepaIa Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Arifin Suaryo mengatakan, kasus terbaliknya kapal itu harus segera diusut dan peluncuran kapal tersebut juga tidak diberitahukan ke Syahbandar.

"Dengan adanya kasus semacam ini perusahaan galangan itu harus diberikan sanksi dan seharusnya tidak diizinkan untuk membangun kapal negara," kata Arifin.
 
Sementara itu, dari pihak PT DRU, Direktur Utama dan Humasnya masih belum dapat dikomfirmasi terkait kecelakaan tersebut. Beberapa kali dihubungi, pihak PT DRU mengatakan jika Dirut dan Humas sedang tidak berada di tempat. (ipk)
Advertisement
AHOK RESMI MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA
BREAKING NEWS
BBM RESMI NAIK, PREMIUM RP 8.500 - SOLAR RP 7.500
BREAKING NEWS
BENJAMIN NETANYAHU: IRAN ADALAH MUSUHNYA AMERIKA,IRAN JUGA BUKAN SOLUSI MELAINKAN MASALAH BUAT TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
3 WARTAWAN DIPUKUL OKNUM POLISI DI MAKASAR
BREAKING NEWS
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS