Advertisement

Polri Pastikan Pemilu 2014 Damai dan Sejahtera

  • Komentar:
  • View: 457
Polri Pastikan Pemilu 2014 Damai dan Sejahtera
WartaNews-Jakarta - Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam sambutan di Gedung KPU Pusat pada hari ini, Rabu (16/1) mengatakan, dalam proses pelaksanaan pemilu yang berjalan dengan baik menjadi indikator dan barometer adanya kehidupan politik yang maju, beradab dan berorientasi pada kepentingan rakyat, melalui penegakkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, diharapkan terwujud perubahan serta siklus pemerintahan yang cerdas.

"Demokratis dan damai menuju keberlangsungan hidup masyarakat yang sejahtera dan bermartabat adalah tujuan dari terselenggaranya pemilu," kata Timur.

Dirinya berpendapat, betapa pentingnya penyelanggaraan pesta demeokrasi bagi negara Indonesia. Maka dari itu, guna mewujudkan pemilu yang tertib dan aman, maka penyelenggaraan pemilu yang bebas dari penyimpangan dan pelanggaran menjadi faktor utama yang secara holistik harus dikelola dengan cermat dan terencana.

Hal ini, kata dia, penting untuk menjadi perhatian kita bersama, karena dalam pelaksanaannya setiap tahapan proses pemilu memiliki potensi kerawanan yang dapat menjadikan gangguan keamanan utama, dan berpengaruh terhadap kualitas hasil pemilu secara keseluruhan.

Bekas Kapolda Metro Jaya ini menjelaskan, beberapa gangguan keamanan yang harus kita waspadai antara lain, konflik akibat perselisihan penetapan jumlah pemilih, pemalsuan dan pencurian kartu suara, pengerusakan saranan dan prasarana pemilu, politik uang, tindakan kekerasan dan aksi anarkis, serta pelanggaran pemilu lainnya.

Timur Pradopo menambahkan, jika semua gangguan tidak dikelola seungguh-sungguh, maka berdampak pada aspek kehidupan sosial. Mencederai nilai-nilai demokrasi yang telah kita bangun selama ini

"Menindaklanjuti perlunya langkah antisipastif di atas, nengara telah mengatur mekanisme dan sistem yang mampu mendorong serta mellindungi seluruh tahapan pemilu. Agar dapat berjalan sesuai hartaapn kirta semua. Hal ini secara legalitas telah ditetapkan dalam uu no 15 tahun 2011 tentang penyenggaraan pemilu," paparnya.

Oleh karena itu, menurut Timur, melalui nota kesepahaman yang didukung kesiapan matang memadai, akan memberi keyakinan pemilu 2014 dapat optimal sesuai rencana. "Saya berharap nota kesepahaman dan UU lain berkaitan pemilu dapat segera disosialisasikan pada seluruh jajaran pelaksana. Sehingga tercipta persamaan persepsi dan pemahamaman yang menunjang pelaksanaan tugas secara profesional," cetusnya.

Selaku pimpinan Polri, Timur Pradopo berkomitmen untuk Polri senantiasa bersikap profesional netral dan bebas pengaruh pihak manapun dalam mendukung pemilu yang tertib dan demokratis. "Oleh karenanya, Polri, Kejagung, KPU dan Bawaslu, dan penyelanggara lain memiliki tekad yang sama mengawal pemilu tahun 2014 dengan sebaik-baiknya," tandasnya. (ipk)
Advertisement
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS
PEMILIHAN PIMPINAN MPR, KOALISI INDONESIA HEBAT KEOK
BREAKING NEWS
WARTANEWS.COM MENGUCAPKAN SELAMAT HUT TNI KE 69
BREAKING NEWS
GUGATAN UU MD3 PDIP DITOLAK MK
BREAKING NEWS
Hull City vs Manchester City 2-4
BREAKING NEWS