Advertisement

Perangkat Desa yang Demo Merupakan Korban Janji Politik

  • Komentar:
  • View: 670
Perangkat Desa yang Demo Merupakan Korban Janji Politik
WartaNews-Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Hajriyanto Tohari mengatakan, ribuan perangkat desa yang melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada hari, Jumat (14/12) lalu merupakan korban politik dari para calon kepala daerah saat melakukan kampanye untuk memikat para pemilihnya dengan iming-iming akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Mereka yang demo itu rata-rata orang yang dijanjikan oleh para pejabat politik ketika pemilu maupun pemilukada," kata Hajriyanto kepada para wartawan di Gedung DPR RI, Senin (17/12).

Ketua DPP Partai Golkar itu menilai, dalam Pemilukada banyak sekali gubernur dan bupati yang menyampaikan usulan pengangkatan PNS. Dengan begitu, kata dia,  pemerintah pusat yang menjadi korban dari janji para gubernur dan bupati serta walikota yang memberikan janji pengangkatan PNS dari para perangkat desa.

"Bola sudah dipusat, tinggal mereka mau mengangkat atau tidak. Makanya mereka menggugat ke pusat. Ini syarat dengan nuansa politik dan ini merupakan bagian dari perjanjian-perjanjian politik yang terselubung pada event politik seperti pilkada. Bahkan beberapa tim sukses janji seperti itu," pungkasnya. (ipk)
Advertisement
AHOK RESMI MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA
BREAKING NEWS
BBM RESMI NAIK, PREMIUM RP 8.500 - SOLAR RP 7.500
BREAKING NEWS
BENJAMIN NETANYAHU: IRAN ADALAH MUSUHNYA AMERIKA,IRAN JUGA BUKAN SOLUSI MELAINKAN MASALAH BUAT TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
3 WARTAWAN DIPUKUL OKNUM POLISI DI MAKASAR
BREAKING NEWS
YASONA LAOLY PUTERA NIAS PERTAMA YANG MENJADI MENTERI
BREAKING NEWS
MENANTU AM HENDROPRIYONO, MAYJEN TNI MUHAMMAD ANDIKA PERKASA MENJADI KOMANDAN PASUKAN PENGAMANAN PRESIDEN JOKOWI
BREAKING NEWS
PRABOWO SUBIANTO HADIRI PELANTIKAN JOKO WIDODO-JUSUF KALLA
BREAKING NEWS
JOKO WIDODO DAN JUSUF KALLA RESMI MENJADI PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BREAKING NEWS
JOKOWI-JK IKUTI GELADI KOTOR PELANTIKAN DI SENAYAN
BREAKING NEWS
PERUSAHAAN MICROSOFT AKAN MEMANGKAS 18.000 PEKERJANYA PADA TAHUN 2015
BREAKING NEWS