Advertisement

Merapi Meletus, Warga Berhamburan Turun

  • Komentar:
  • View: 4319
Merapi Meletus, Warga Berhamburan Turun
Sleman - Awan panas dari Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (26/10), keluar sekitar pukul 17.02 WIB. Sejumlah warga di lereng gunung panik dan dievakuasi ke posko terdekat.

Awan panas tercatat keluar sebanyak empat kali. Sejumlah warga yang yang panik berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka. Salah satu warga dari wilayah Kaliurang terlihat telah terkena abu vulkanik.

Sementara di posko Babadan di wilayah Magelang, Jawa Tengah, sudah tercium bau belerang. Diprediksikan akan terjadi hujan abu. Wilayah tersebut dengan segera disterilkan.

Terkait dengan hal tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi meminta proses pengungsian warga di radius 10 kilometer dari puncak Merapi untuk dipercepat. Sebab Gunung Merapi sudah erupsi yang ditandai dengan keluarnya awan panas alias Wedhus Gembel.

“Karena Merapi sudah pada fase erupsi dengan munculnya awan panas atau wedhus gembel maka masyarakat atau penduduk yang berada pada kawasan rawan bencana III Merapi harus segera dievakuasi,” kata Surono, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

Selain mempercepat proses pengungsian dipercepat, pihaknya juga meminta masyarakat di sisi utara puncak Merapi yaitu masyarakat Kabupaten Boyolali, juga diungsikan. Karena dalam rekomendasi kemarin, hanya masyarakat tiga kabupaten yang diungsikan yaitu Sleman (DIY), Klaten dan Magelang (Jateng).

“Ketika merapi sudah erupsi maka seluruh penduduk yang berada pada kawasan rawan bencana merapi harus dievakuasi,” tegasnya lagi.
 
Subandrio Kepala Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Subandrio menyatakan arah awan panas atau wedus gembel hingga saat ini belum dapat diketahui karena cuaca berkabut.

“Jika kemarin evakuasi diutamakan adalah kalangan lansia, ibu hamil dan balita, maka saat Merapi erupsi semua penduduk harus dievakuasi secepatnya,” kata dia. (*/suk) 
Advertisement
Advertisement
PENDUKUNG PRABOWO BAKU HANTAM DENGAN APARAT
BREAKING NEWS
BUPATI DIBENTAK KELUAR SAAT PERHITUNGAN SUARA PAPUA
BREAKING NEWS
NOMOR URUT 1 DIPAKSA MENGILANGKAN SUARA HINGGA 0 % DI PAPUA
BREAKING NEWS
PARA SAKSI KPU WILAYAH PAPUA DIANCAM SAAT PERHITUNGAN SUARA
BREAKING NEWS
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS