Advertisement

Pemprov DKI Luncurkan Kartu Gratis Sekolah Sampai SMA

  • Komentar:
  • View: 955
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Gratis Sekolah Sampai SMA
WartaNews, Jakarta - Setelah dicanangkan Gubernur Fauzi Bowo pada 2 Mei 2012 lalu, Pemprov DKI secara resmi meluncurkan Kartu Gratis Wajib Belajar 12 Tahun kepada peserta didik mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Rabu (1/8).

Fauzi Bowo secara simbolis meluncurkan Kartu Gratis Wajib Belajar 12 Tahun di SMKN 13, Rawa Belong, Jakarta Barat. Kartu diserahkan langsung kepada masing-masing dua siswa dari SD Standar Nasional 09 Bendungan Hilir Jakarta Pusat, SMPN 127 Kebon Jeruk, Jakarta Barat, SMAN 65 Jalan Panjang dan SMKN 13 Palmerah.

Sacara bersamaan Kartu Gratis Wajib Belajar 12 Tahun juga dibagikan di tujuh sekolah lainnya yaitu SMKN 61 di Kepulauan Seribu, SMAN 75 Cilincing, Jakarta Utara, SMAN 6 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, SMA 10 Mangga Besar, Jakarta Pusat, SMAN 102 Cakung Jakarta Timur, SDN 05 Pegangsaan II, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan SMP 103 Cakung Jakarta Timur.

“Dengan diberikannya kartu ini menunjukkan bahwa pendidikan di Jakarta untuk hingga tingkat SLTA/sederajat negeri dibebaskan dari biaya yang membebani orang tua murid alias gratis,” kata Fauzi Bowo.

Kepala Dinas DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto mengungkapkan, saat ini untuk siswa SMA dan sederajat di DKI Jakarta tercatat sebanyak 183.266 siswa, dengan rincian 92.734 siswa SMA negeri dan 90.532 siswa SMA swasta.

Sedangkan BOP (Bantuan Operasional Pendidikan) yang diberikan untuk siswa SD sebesar Rp 60.000 per bulan per siswa dan SMP 110.000 per bulan per siswa.

SMAN Rp 400.000 per bulan per siswa, SMK jurusan Administrasi Rp 400.000 per bulan per siswa, jurusan Pariwisata Rp 500.000 per bulan per siswa dan untuk jurusan Teknologi Rp 600.000 per bulan per siswa.

HARUS DIAWASI

Kegiatan yang sama dilaksanakan di Jakarta Pusat. Walikota Saefullah, meminta lurah dan camat mengawal pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun.

“SPP dan biaya lain-lain sudah tidak ada, tolong aparat di tingkat kelurahan dan kecamatan termasuk masyarakat ikut mengawasinya,” ujar Saefullah.

Acara yang berlangsung di SMA 10 Jakarta tersebut dihadiri Kasudin Dikmen Jakpus Zaenal Abidin, Kasudin Dikdas Jakpus Zaenal Soleman, Kepala SMA 10 Rudi Gunadi , Camat Sawah Besar Marsigit dan beberapa lurah.

Menurut Saefullah, lurah dan camat yang paling tahu kondisi warganya. Karena itu segala keluhan terkait dengan pelaksanaan program wajar 12 tahun umumnya akan mudah dimonitor oleh aparat di kelurahan dan kecamatan.

Di Jakarta Utara, penyerahan kartu oleh Walikota Bambang Sugiyono, didampingi Kasudin Dikmen Jakut, Andri Kunarso di SMAN 75. Sedikitnya 20.000 kartu sekolah gratis dibagikan kepada para siswa sekolah menengah atas/kejuruan negeri, serta madrasah aliyah negeri.

Tara, orangtua murid di SMAN 75 berterima kasih kepada Gubernur DKI Fauzi Bowo karena anaknya bisa sekolah tanpa biaya. “Terimakasih Pak Gubernur. Berkat perhatian Bapak anak kami dapat sekolah gratis,” katanya saat teleconference dengan Gubernur Fauzi Bowo. (*/kok)
Advertisement
Advertisement
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS
POLDA HATI-HATI SELIDIKI KETERLIBATAN GURU JIS
BREAKING NEWS
CHELSEA RESMI BOYONG DIEGO COSTA
BREAKING NEWS
LOYALIS SADDAM BUNUH SEORANG HAKIM
BREAKING NEWS
IRAN KECAM HUKUM SAUDI
BREAKING NEWS