Advertisement

Marak Seks Bebas di Kalangan ABG

  • Komentar:
  • View: 40209
Marak Seks Bebas di Kalangan ABG
WartaNews, Jakarta - Tak dapat dipungkiri, perilaku seks bebas di kalangan remaja terus meningkat. Di Indonesia, remaja yang mengalami kehamilan dan persalinan sebelum menikah terus meningkat.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief, Rabu, (30/5) mengatakan, jumlah remaja Indonesia terbilang sangat besar mencapai 63,4 juta jiwa atau sekitar 26,7 persen dari penduduk Indonesia.

Remaja yang emosional dan labil menjadi rentan terjebak dalam kehidupan seks bebas dan penyimpangan lain.

"Masalah yang paling menonjol di kalangan remaja adalah seputar kesehatan reproduksi yaitu seksualitas, HIV/AIDS, serta penyalahgunaan narkotika dan zat aditif," ujarnya.  

Sugiri menjelaskan beberapa penelitian mengungkap remaja perempuan dan laki-laki berusia 15-19 tahun yang melakukan seks pranikah makin tinggi. SKRRI pada 2007 lalu menemukan, satu persen remaja wanita dan 6 persen remaja pria mengaku pernah melakukan seks di luar nikah.

"Bahkan, remaja yang mengatakan mengetahui bahwa teman mereka melakukan seks di luar nikah jumlahnya besar, mencapai 26 persen," katanya.

Tak heran, jumlah kehamilan dan kelahiran di kalangan remaja juga tinggi. Sebuah studi lainnya pada 2010 di daerah kota besar seperti Jakarta menunjukkan 20,6 persen remaja  mengalami kehamilan dan kelahiran sebelum menikah.

"Makanya, salah satu fokus dan kampanye pada remaja adalah mengurangi Triad, dengan memperkenalkan GenRe, atau Generasi Rencana."

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Dr Sudibyo Alimoesa menambahkan, kampanye GenRe yang menyasar remaja dan usia muda untuk berperilaku hidup sehat dan terhindar dari risiko triad.

"Dengan merencanakan masa depan, dapat menunda usia perkawinan, melindungi remaja agar bisa memperoleh pendidikan dan mengejar karier lebih dulu," katanya.
      
GenRe yang sedianya adalah memasyarakatkan kontrasepsi juga tak bisa berjalan mulus. Salah satunya karena adanya kultur yang menuding kontrasepsi menghalalkan seks bebas.

"Pendekatan yang kami lakukan pada remaja adalah menekankan bahwa kontrasepsi untuk melindungi kesehatan, bukan untuk menekan angka kelahiran," katanya.

Berbagai cara untuk mensosialisasikan kampanye GenRe di kalangan anak muda antara lain lewat roadshow di berbagai mal, kontes lawak, menyanyi serta aktivitas yang banyak melibatkan remaja.  "Kami berharap lewat kampanye ini, GenRe menjadi gaya hidup di generasi muda," tuturnya. (*/nok)
Advertisement
RADAMEL FALCAO RESMI GABUNG MANCHESTER UNITED
BREAKING NEWS
PENDUKUNG PRABOWO BAKU HANTAM DENGAN APARAT
BREAKING NEWS
BUPATI DIBENTAK KELUAR SAAT PERHITUNGAN SUARA PAPUA
BREAKING NEWS
NOMOR URUT 1 DIPAKSA MENGILANGKAN SUARA HINGGA 0 % DI PAPUA
BREAKING NEWS
PARA SAKSI KPU WILAYAH PAPUA DIANCAM SAAT PERHITUNGAN SUARA
BREAKING NEWS
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS