Advertisement

Marak Seks Bebas di Kalangan ABG

  • Komentar:
  • View: 40368
Marak Seks Bebas di Kalangan ABG
WartaNews, Jakarta - Tak dapat dipungkiri, perilaku seks bebas di kalangan remaja terus meningkat. Di Indonesia, remaja yang mengalami kehamilan dan persalinan sebelum menikah terus meningkat.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief, Rabu, (30/5) mengatakan, jumlah remaja Indonesia terbilang sangat besar mencapai 63,4 juta jiwa atau sekitar 26,7 persen dari penduduk Indonesia.

Remaja yang emosional dan labil menjadi rentan terjebak dalam kehidupan seks bebas dan penyimpangan lain.

"Masalah yang paling menonjol di kalangan remaja adalah seputar kesehatan reproduksi yaitu seksualitas, HIV/AIDS, serta penyalahgunaan narkotika dan zat aditif," ujarnya.  

Sugiri menjelaskan beberapa penelitian mengungkap remaja perempuan dan laki-laki berusia 15-19 tahun yang melakukan seks pranikah makin tinggi. SKRRI pada 2007 lalu menemukan, satu persen remaja wanita dan 6 persen remaja pria mengaku pernah melakukan seks di luar nikah.

"Bahkan, remaja yang mengatakan mengetahui bahwa teman mereka melakukan seks di luar nikah jumlahnya besar, mencapai 26 persen," katanya.

Tak heran, jumlah kehamilan dan kelahiran di kalangan remaja juga tinggi. Sebuah studi lainnya pada 2010 di daerah kota besar seperti Jakarta menunjukkan 20,6 persen remaja  mengalami kehamilan dan kelahiran sebelum menikah.

"Makanya, salah satu fokus dan kampanye pada remaja adalah mengurangi Triad, dengan memperkenalkan GenRe, atau Generasi Rencana."

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Dr Sudibyo Alimoesa menambahkan, kampanye GenRe yang menyasar remaja dan usia muda untuk berperilaku hidup sehat dan terhindar dari risiko triad.

"Dengan merencanakan masa depan, dapat menunda usia perkawinan, melindungi remaja agar bisa memperoleh pendidikan dan mengejar karier lebih dulu," katanya.
      
GenRe yang sedianya adalah memasyarakatkan kontrasepsi juga tak bisa berjalan mulus. Salah satunya karena adanya kultur yang menuding kontrasepsi menghalalkan seks bebas.

"Pendekatan yang kami lakukan pada remaja adalah menekankan bahwa kontrasepsi untuk melindungi kesehatan, bukan untuk menekan angka kelahiran," katanya.

Berbagai cara untuk mensosialisasikan kampanye GenRe di kalangan anak muda antara lain lewat roadshow di berbagai mal, kontes lawak, menyanyi serta aktivitas yang banyak melibatkan remaja.  "Kami berharap lewat kampanye ini, GenRe menjadi gaya hidup di generasi muda," tuturnya. (*/nok)
Advertisement
AYATULLAH SISTANI: IRAN KUAT BUKAN KARENA NEGARA ASING
BREAKING NEWS
HOUTHI JALIN GENCATAN SENJATA DENGAN TENTARA YAMAN
BREAKING NEWS
SCOTLANDIA INGIN MEMISAHKAN DIRI DARI INGGERIS RAYA MELALUI REFRENDUM
BREAKING NEWS
RAJA ARAB SAUDI ABDULLAH MENGINGATKAN BARAT ATAS ANCAMAN TERORISME DARI TIMUR TENGAH
BREAKING NEWS
ANTI TEROR AUSTRALIA MENANGKAP 15 ANGGOTA YANG DIDUGA KELOMPOK ISIL
BREAKING NEWS
OBAMA TIDAK MENGIJINKAN TENTARA DARATNYA MENGHADAPI ISIS DI IRAK
BREAKING NEWS
DEMO BERSAR YAMAN VESRI KEDUA, SIAP LEBIH KACAU
BREAKING NEWS
DR GILBERT: ISRAEL SENGAJA BUNUH WARGA SIPIL
BREAKING NEWS
PRESIDEN YAMAN ANCAM HOUTHI
BREAKING NEWS
YORDANIA: PEMERINTAH TIDAK PERLU PERANGI ISIS
BREAKING NEWS