• BREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
  • RANO KARNO DISEBUT TERIMA RP 2 MILIAR DARI WAWANBREAKING NEWS
  • PEMPROV DKI TARGETKAN SUNGAI BEBAS SAMPAH TAHUN 2015BREAKING NEWS
  • PANWASLU DESAK KPU SEGERA PUBLIKASIKAN PELANGGAR KAMPANYEBREAKING NEWS
  • KM 90 MACET TOTAL TANPA PENGAWASAN PIHAK YANG TERKAIT SEJAK KAMIS 27/08/14BREAKING NEWS
  • KM 90 TOL CIPULARANG KEMBALI AMBRUK SATU TRUK KONTAINER AMBLAS DI BAHU JALANBREAKING NEWS
  • BOEDIONO MASUK DAFTAR TERDAKWA SAKSI CENTURYBREAKING NEWS
  • BAYERN MUNCHEN JUARA BUNDESLIGABREAKING NEWS
  • WIRANTO KLAIM HANURA BERSIH DARI KORUPSIBREAKING NEWS
  • PRABOWO SUBIANTO OPTIMIS JADI PRESIDENBREAKING NEWS
  • 20 TENTARA YAMAN TEWAS DALAM SERANGAN AL-QAEDABREAKING NEWS
  • TURKI BLOKIR AKSES JEJARING SOSIAL TWITTERBREAKING NEWS
  • PKS: KUALITAS SBY LEBIH BAIK DARI JOKOWIBREAKING NEWS
  • PDIP JATIM RESTUI RISMA GANTIKAN JOKOWI DI JAKARTABREAKING NEWS
HOME  »  INTERNASIONAL  »  AMERIKA

Rabu, 16 Oktober 2013 19:58 WIB

PBB Kecam Perlakuan Buruk Kanada Terhadap Penduduk Asli

  • Views: 444
  • Komentar:
PBB Kecam Perlakuan Buruk Kanada Terhadap Penduduk Asli

WartaNews, Ottawa - Seorang pejabat PBB telah mengecam Kanada untuk penanganan lemah dari masalah besar yang dihadapi masyarakat adat di negara itu dan mengatakan Kanada sedang menghadapi krisis dalam hal perlakuannya terhadap pribumi.

Pelapor Khusus PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat James Anaya membuat pernyataan dalam konferensi pers di Ottawa, setelah selesainya penyelidikan sembilan hari pada situasi penduduk asli Kanada.

Anaya menekankan bahwa penduduk asli Kanada mengalami kekerasan, kejahatan, pengangguran, bunuh diri dan perumahan tidak memadai yang mengarah ke berbagai masalah kesehatan di kalangan masyarakat adat.

"Dari semua yang telah saya pelajari, saya hanya bisa menyimpulkan bahwa Kanada menghadapi krisis ketika yang datang ke situasi masyarakat adat negara itu," katanya.

Pejabat PBB lebih lanjut menggarisbawahi bahwa pemerintah Kanada masih memiliki jalan panjang untuk mempersempit kesenjangan kesejahteraan antara penduduk asli dan non-Aborigin.

Anaya juga mendesak pemerintah federal untuk meluncurkan penyelidikan komprehensif dan nasional kasus hilangnya dan dibunuhnya wanita aborigin, sesuatu yang pemerintah Kanada telah menolak untuk melakukannya.

Dia melanjutkan untuk menggambarkan kasus yang belum terselesaikan, korban hilang dan perempuan Aborigin yang dibunuh sebagai fenomena mengganggu dan epidemi.

"Peringkat Kanada konsisten di dekat bagian atas di antara negara-negara sehubungan dengan standar pembangunan manusia, namun orang pribumi hidup dalam kondisi mirip dengan yang di negara-negara yang peringkat jauh lebih rendah dan di mana kemiskinan berlimpah," Anaya lebih lanjut menyatakan.

Menurut sensus 2011, Kanada memiliki 1,4 juta penduduk asli, yang hampir 4,3 persen dari populasi keseluruhan.

Sejumlah kelompok aborigin Kanada memblokir sebentar jalan dan jalur kereta api pada bulan Januari sebagai bagian dari upaya protes nasional yang disebut "Tak Ada Lagi Pengangguran" terhadap kondisi hidup yang buruk dari banyak orang pribumi.

Selanjutnya, aliansi kelompok-kelompok pribumi Kanada dan Amerika bersumpah untuk memblokir tiga pipa yang diusulkan yang direncanakan untuk mengangkut minyak dari pasir tar di Alberta melalui Amerika Serikat.

Penduduk asli mengeluh bahwa berbagai tingkat pemerintahan di Kanada belum memadai berkonsultasi dengan mereka sebelum menyetujui eksploitasi sumber daya alam yang terbentang di mana masyarakat adat sebagai tanah leluhur mereka. (*/fok)

QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement