• BREAKING NEWS
  • REAL MADRID JUARA COPA DEL REY USAI TAKLUKKAN BARCELONA 2-1BREAKING NEWS
  • HANURA BATAL USUNG WIN-HTBREAKING NEWS
  • EMIR MOEIS DIVONIS 3 TAHUN PENJARABREAKING NEWS
  • PKS UTAMAKAN KOALISI DENGAN PARTAI ISLAMBREAKING NEWS
  • KPK: ANAS URBANINGRUM TERANCAM HUKUMAN BERATBREAKING NEWS
  • DISDIK DKI: UN DI JAKARTA SUDAH SIAP 100%BREAKING NEWS
  • KPK PERIKSA PETINGGI TV ONE DAN ANGGOTA POLRI TERKAIT KASUS ANASBREAKING NEWS
  • RANO KARNO DISEBUT TERIMA RP 2 MILIAR DARI WAWANBREAKING NEWS
  • PEMPROV DKI TARGETKAN SUNGAI BEBAS SAMPAH TAHUN 2015BREAKING NEWS
  • PANWASLU DESAK KPU SEGERA PUBLIKASIKAN PELANGGAR KAMPANYEBREAKING NEWS
  • KM 90 MACET TOTAL TANPA PENGAWASAN PIHAK YANG TERKAIT SEJAK KAMIS 27/08/14BREAKING NEWS
  • KM 90 TOL CIPULARANG KEMBALI AMBRUK SATU TRUK KONTAINER AMBLAS DI BAHU JALANBREAKING NEWS
  • BOEDIONO MASUK DAFTAR TERDAKWA SAKSI CENTURYBREAKING NEWS
  • BAYERN MUNCHEN JUARA BUNDESLIGABREAKING NEWS
  • WIRANTO KLAIM HANURA BERSIH DARI KORUPSIBREAKING NEWS
  • PRABOWO SUBIANTO OPTIMIS JADI PRESIDENBREAKING NEWS
  • 20 TENTARA YAMAN TEWAS DALAM SERANGAN AL-QAEDABREAKING NEWS
  • TURKI BLOKIR AKSES JEJARING SOSIAL TWITTERBREAKING NEWS
  • PKS: KUALITAS SBY LEBIH BAIK DARI JOKOWIBREAKING NEWS
  • PDIP JATIM RESTUI RISMA GANTIKAN JOKOWI DI JAKARTABREAKING NEWS
HOME  »  INTERNASIONAL  »  AFRIKA

Jumat, 25 Oktober 2013 20:55 WIB

Perancis Umumkan Operasi Militer Besar-besaran di Mali

  • Views: 287
  • Komentar:
Perancis Umumkan Operasi Militer Besar-besaran di Mali

WartaNews, Bamako - Militer Perancis telah mengumumkan peluncuran sebuah operasi skala besar di Mali dalam upaya untuk mencegah apa yang sebut sebagai kebangkitan organisasi Islam.

Seorang juru bicara angkatan bersenjata Perancis, Kolonel Gilles Jaron, mencatat bahwa ratusan tentara Prancis terlibat dalam upaya militer besar di negara Afrika Barat yang di bangun dari apa yang diklaim sebagai suatu lonjakan baru-baru ini dalam kekerasan.

Menurut Jaron, pasukan Perancis bergabung dalam operasi melawan organisasi teroris di Mali oleh kontingen Mali dan pasukan PBB-MINUSMA.

"Ini adalah pertama kalinya kami telah melihat kekuatan ukuran yang signifikan bekerja sama," tambahnya.

Perancis memulai intervensi militer besar di bekas koloninya di bulan Januari, dan mengungkapkan kekhawatiran tentang pengaruh pertumbuhan militan Muslim di Mali utara dan pemberontakan separatis oleh Tuareg yang mengancam pemerintah Mali yang didukung Perancis.

Setelah perang sengit melawan gerilyawan Mali, Perancis menyerahkan kendali dari apa yang sebut sebagai "misi penjaga perdamaian" untuk MINUSMA.

Namun, bangsa Eropa itu masih mempertahankan lebih dari 3.000 tentaranya di negara miskin Afrika.

Perkembangan datang ketika gelombang kekerasan telah dilaporkan di Mali dalam beberapa bulan terakhir ditandai dengan serangan terus-menerus oleh militan serta bentrokan antara tentara Mali dan separatis Tuareg.

Sementara PBB telah dilaporkan meminta pengerahan lebih banyak tentara dan helikopter di Mali awal bulan ini untuk membantu dengan operasi penjaga perdamaiannya. (*/fok)

QR Code

Scan untuk membuka halaman ini di smartphone Anda

QR Code

Video

Advertisement