Advertisement

Tentara AS Pembantai Wanita & Anak-anak Afghanistan Diadili

  • Komentar:
  • View: 523
Tentara AS Pembantai Wanita & Anak-anak Afghanistan Diadili
WartaNews, Washington - Sersan Robert Bales, yang telah membunuh 16 warga sipil Afghanistan secara brutal tahun lalu, dijadwalkan untuk berdiri di hadapan pengadilan militer di negara bagian Washington.

Pada hari Rabu (5/6), Bales adalah muncul di Pangkalan Bersama Lewis-McChord dan diharapkan untuk mengaku bersalah dengan imbalan agar terbebas dari hukuman mati, AFP melaporkan.

Bales (39), menghadapi dakwaan termasuk 16 pembunuhan, enam percobaan pembunuhan, dan tujuh tuduhan serangan terkait dengan pembantaian warga di Afghanistan selatan Maret lalu.

Dari 22 korban, 17 orang adalah perempuan dan anak-anak. Hampir semua korban ditembak di kepala.

Menurut laporan, pada tanggal 29 Mei pengacara Bales John Henry Browne mengatakan bahwa ia telah mencapai kesepakatan dengan jaksa militer untuk tidak memberi hukuman mati bagi kliennya dan ditukar dengan permohonan pengakuan bersalah.

Menyusul pengumuman itu, para keluarga korban menyuarakan kemarahan mereka, dan mengatakan bahwa ia layak mendapat hukuman mati.

November lalu, jaksa menjatuhi hukuman mati bagi Bales.

Bales didakwa berjalan dari sebuah pos AS di distrik Panjwai provinsi Kandahar di pagi hari pada tanggal 11 Maret 2012, dan menembak atau menikam sampai mati warga sipil Afghanistan.

Sementara Angkatan Darat AS menegaskan bahwa Bales telah bertindak sendirian, misi pencari fakta Afghanistan telah menemukan bahwa polisi Amerika bukanlah satu-satunya pelaku kejahatan dan hingga 20 tentara AS berkolaborasi dalam pembantaian itu. (*/pok)
Advertisement
GUGATAN UU MD3 PDIP DITOLAK MK
BREAKING NEWS
Hull City vs Manchester City 2-4
BREAKING NEWS
Chelsea vs Aston Villa 3-0
BREAKING NEWS
Liverpool vs Everton 1-1
BREAKING NEWS
Manchester United vs West Ham United 2-1
BREAKING NEWS
PERANG BARU PERBATASAN SURIAH - TURKI
BREAKING NEWS
BOM MOBIL TEWASKAN BELASAN WARGA IRAK
BREAKING NEWS
Manchester City vs Chelsea 1 - 1
BREAKING NEWS
AYATULLAH SISTANI: IRAN KUAT BUKAN KARENA NEGARA ASING
BREAKING NEWS
HOUTHI JALIN GENCATAN SENJATA DENGAN TENTARA YAMAN
BREAKING NEWS