Advertisement

Serangan Nuklir Korea Utara Mampu Menjangkau AS

  • Komentar:
  • View: 1080
Serangan Nuklir Korea Utara Mampu Menjangkau AS
WartaNews, Pentagon - Pentagon mengatakan perkembangan teknologi nuklir dan rudal balistik jarak jauh Korea Utara akan menjadikan negaranya lebih dekat melakukan serangan nuklir terhadap Amerika Serikat.

Pentagon mengatakan dalam sebuah laporan kepada Kongres AS yang dikeluarkan bahwa rudal Taepodong-2 Korea Utara, dengan perkembangan lebih lanjut, mungkin akhirnya akan mampu menjangkau bagian Amerika Serikat jika dikonfigurasi sebagai sebuah rudal balistik antarbenua.

Laporan tersebut menjelaskan suksesnya peluncuran roket Korea Utara pada Desember 2012 sebagai kemajuan yang "mengkontribusikan kehebatan" untuk pengembangan rudal balistik jarak jauh Pyongyang.

Ketegangan antara Washington dan Pyongyang telah meningkat setelah Korea Utara melakukan uji coba ketiga nuklir pada bulan Februari.

"Korea Utara yang memiliki kemampuan penyulingan senjata atom dan mampu untuk melaksanakan uji coba nuklir tambahan setiap saat," kata Pentagon.

"Ini kemajuan sistem pengiriman rudal balistik-, ditambah dengan perkembangan teknologi nuklir, sejalan dengan tujuan Korea Utara yang dinyatakan mampu untuk menyerang tanah air AS," kata laporan itu.

Pada awal April, Korea Utara mengatakan, pihaknya siap untuk menggunakan senjata nuklir yang "lebih kecil, lebih ringan serta beragam" jika diserang oleh AS atau Korea Selatan.

Pernyataan militer Pyongyang pada tanggal 4 April mengancam akan bereaksi terhadap agresi AS dengan "kekuatan serangan militer praktis."

"Kami secara resmi menginformasikan Gedung Putih dan Pentagon selalu meningkatkan kebijakan bermusuhan antara AS terhadap (Korea Utara) dan ancaman nuklir sembrono yang akan dihancurkan oleh kemauan yang kuat dari semua personel layanan yang bersatu dan orang-orang dan memotong  serangan nuklir yang lebih kecil, lebih ringan dan berarti diversifikasi," kata pernyataan Korea Utara.

Semenanjung Korea telah terkunci dalam siklus retorika militer yang meningkat setelah partisipasi pesawat berkemampuan nuklir AS B-52 dan pembom siluman B-2 dalam latihan militer bersama dengan Korea Selatan yang berakhir pada tanggal 30 April lalu. (*/mok)
Advertisement
Advertisement
PENDUKUNG PRABOWO BAKU HANTAM DENGAN APARAT
BREAKING NEWS
BUPATI DIBENTAK KELUAR SAAT PERHITUNGAN SUARA PAPUA
BREAKING NEWS
NOMOR URUT 1 DIPAKSA MENGILANGKAN SUARA HINGGA 0 % DI PAPUA
BREAKING NEWS
PARA SAKSI KPU WILAYAH PAPUA DIANCAM SAAT PERHITUNGAN SUARA
BREAKING NEWS
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS