Advertisement

PBB Kecam Perlakuan Buruk Kanada Terhadap Penduduk Asli

  • Komentar:
  • View: 532
PBB Kecam Perlakuan Buruk Kanada Terhadap Penduduk Asli
WartaNews, Ottawa - Seorang pejabat PBB telah mengecam Kanada untuk penanganan lemah dari masalah besar yang dihadapi masyarakat adat di negara itu dan mengatakan Kanada sedang menghadapi krisis dalam hal perlakuannya terhadap pribumi.

Pelapor Khusus PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat James Anaya membuat pernyataan dalam konferensi pers di Ottawa, setelah selesainya penyelidikan sembilan hari pada situasi penduduk asli Kanada.

Anaya menekankan bahwa penduduk asli Kanada mengalami kekerasan, kejahatan, pengangguran, bunuh diri dan perumahan tidak memadai yang mengarah ke berbagai masalah kesehatan di kalangan masyarakat adat.

"Dari semua yang telah saya pelajari, saya hanya bisa menyimpulkan bahwa Kanada menghadapi krisis ketika yang datang ke situasi masyarakat adat negara itu," katanya.

Pejabat PBB lebih lanjut menggarisbawahi bahwa pemerintah Kanada masih memiliki jalan panjang untuk mempersempit kesenjangan kesejahteraan antara penduduk asli dan non-Aborigin.

Anaya juga mendesak pemerintah federal untuk meluncurkan penyelidikan komprehensif dan nasional kasus hilangnya dan dibunuhnya wanita aborigin, sesuatu yang pemerintah Kanada telah menolak untuk melakukannya.

Dia melanjutkan untuk menggambarkan kasus yang belum terselesaikan, korban hilang dan perempuan Aborigin yang dibunuh sebagai fenomena mengganggu dan epidemi.

"Peringkat Kanada konsisten di dekat bagian atas di antara negara-negara sehubungan dengan standar pembangunan manusia, namun orang pribumi hidup dalam kondisi mirip dengan yang di negara-negara yang peringkat jauh lebih rendah dan di mana kemiskinan berlimpah," Anaya lebih lanjut menyatakan.

Menurut sensus 2011, Kanada memiliki 1,4 juta penduduk asli, yang hampir 4,3 persen dari populasi keseluruhan.

Sejumlah kelompok aborigin Kanada memblokir sebentar jalan dan jalur kereta api pada bulan Januari sebagai bagian dari upaya protes nasional yang disebut "Tak Ada Lagi Pengangguran" terhadap kondisi hidup yang buruk dari banyak orang pribumi.

Selanjutnya, aliansi kelompok-kelompok pribumi Kanada dan Amerika bersumpah untuk memblokir tiga pipa yang diusulkan yang direncanakan untuk mengangkut minyak dari pasir tar di Alberta melalui Amerika Serikat.

Penduduk asli mengeluh bahwa berbagai tingkat pemerintahan di Kanada belum memadai berkonsultasi dengan mereka sebelum menyetujui eksploitasi sumber daya alam yang terbentang di mana masyarakat adat sebagai tanah leluhur mereka. (*/fok)

Advertisement
Advertisement
KOTAK HITAM MH17 AKHIRNYA DIKETEMUKAN
BREAKING NEWS
MIROSLAV KLOSE PENSIUN TAHUN 2015
BREAKING NEWS
GEMPA 5,3 SR GUNCANG SULAWESI TENGGARA
BREAKING NEWS
JERMAN JUARA PIALA DUNIA 2014
BREAKING NEWS
PRABOWO-HATTA UNGUL ATAS JOKOWI DI LUAR NEGERI
BREAKING NEWS
TRUK BERMUATAN MIRAS TERBALIK DI TOL CIKAMPEK
BREAKING NEWS
POLDA HATI-HATI SELIDIKI KETERLIBATAN GURU JIS
BREAKING NEWS
CHELSEA RESMI BOYONG DIEGO COSTA
BREAKING NEWS
LOYALIS SADDAM BUNUH SEORANG HAKIM
BREAKING NEWS
IRAN KECAM HUKUM SAUDI
BREAKING NEWS